METODE TAMYIZ

SEKILAS TENTANG METODE TAMYIZ


TAMYIZ adalah buku lembar kerja (worksheet) tentang formulasi teori dasar kuantum nahwu-shorof yang masuk dalam katagori Arabic for Special Purpose (ASP) dengan target sangat sederhana yaitu pintar tarjamah Qur’an. METODE TAMYIZ sudah launching di panggung utama PESTA BUKU JAKARTA, Istora Senayan Jakarta pada tanggal 4 juli 2009.

Sebagai sebuah hasil riset panjang dan akan disebarluaskan untuk masyarakat, baik untuk muslim di Indonesia maupun muslim di seluruh dunia, maka TAMYIZ telah tercatat sebagai produk intelektual dengan HAK CIPTA No. 016445 Tanggal 05 Mei 2010.


VISI & MISI TAMYIZ


Visi : Sedari kecil pintar tarjamah Qur’an dan Kitab Kuning Digital

Misi : Menjadi media belajar (literatur) yang mudah bagi keluarga muslim untuk memahami dan pintar tarjamah Qur’an. Membangun generasi Qur’ani dimulai dari pintar tarjamah Qur’an sedari kecil Semua muslim di Indonesia dan dunia, mampu memahami Qur’an, menuliskan dan mengajarkannya.

Metode Tamyiz
Ustadz Cilik TAMYIZ sedang mengajar, mengingatkan kita pada masa kecilnya Imam Syafi’i, Imam Bukhori dan masa kejayaan Islam tempo dulu.

RISET METODE TAMYIZ


Saat liburan sekolah pada akhir Juni 2009, metode ini diuji coba terbatas kepada 12 anak SD selama 2 minggu, Alhamdulillah, mereka bisa. Untuk lebih meyakinkan validitas dari hasil riset ini, dilakukan uji coba secara massal selama 100 hari(@ 1 jam), dari Oktober – Desember 2009 kepada murid-murid kelas 1 sampai kelas 6 TPA / MD Attamyizi, Indramayu. Hasil Riset metode TAMYIZ :


  1. Anak kecil sejak kelas 1 SD/MI bisa pintar Qur’an dan Kitab Kuning.
  2. Waktu belajarnya relatif singkat, yakni 100 jam belajar.
  3. Yang sudah lulus TAMYIZ, bisa mengajarkan Qur’an dan Kitab Kuning, termasuk anak yang masih kecil.

Hasil riset tersebut sangat mengejutkan karena berhasil menembus persepsi psikologis yang menyatakan bahwa : 

  1. Mentarjamahkan Qur’an dan Kitab Kuning (ilmu nahwu dan shorof ) hanya bisa dipahami oleh santri remaja dan orang dewasa 
  2. Mempelajarinya butuh waktu yang lama atau bertahun-tahun dan 
  3. Mengajarkannya harus dilakukan oleh ustadz atau kyai.

UJI SHAHIH METODE TAMYIZ

METODE TAMYIZ dan santri ciliknya telah diuji shahih kemampuan menterjemahkan Qur’an dan Kitab Kuning secara terbuka (tashhih) oleh DR. Akhsin Sakho Muhammad al Hafidz (Rektor Institut Ilmu Qur’an Jakarta dan Sekretaris Lajnah Pentashih Qur’an Departemen Agama RI), di Indramayu 10 Januari 2010. Hasil uji shahihnya semua santri cilik mendapat nilai mumtaz (memuaskan). (Radar Indramayu & Mitra Dialog Cirebon, Republika).

Doktor Akhsin menjelaskan :

“Kendala yang dihadapi santri selama ini adalah sulitnya memformulasikan teori nahwu- shorof dengan cara pembelajaran yang mudah, karena nahwu-shorof terlanjur dipersepsikan sebagai pelajaran yang sulit.Kendala tersebut adalah :

- harus belajar membaca kitab nahwu dan shorof,
- harus belajar menterjemahkan kitab tersebut,
- harus belajar memahami teori kitab tersebut,
- harus belajar mengaplikasikan teori kitab tersebut pada kitab kuning lain. bahkan,
- pada kitab tertentu harus menghapal matan dan nadzom.

Dengan metode Tamyiz, kendala itu bisa teratasi. Pasalnya, Tamyiz memberikan kunci-kunci yang strategis untuk kedua teori tersebut, dan santri bisa langsung membaca, menguraikan struktur kata sekaligus menterjemahkan Qur'an dan kitab kuning. Yang menarik perhatian saya adalah ternyata metode Tamyiz ini dapat menghasilkan santri sejak usia SD / MI pintar tarjamah qur’an dan Kitab Kuning, dan menurut hemat saya ini adalah yang pertama di Indonesia. Karenanya saya berharap metode Tamyiz ini segera disosialisasikan khususnya di kalangan pesantren, juga di sekolah SD / MI, SMP / MTs, SMU / MA dan Perguruan Tinggi. Saya yakin dengan metode ini, masyarakat kita sebagai muslim yang terbesar di dunia, dapat dengan mudah memahami tarjamah Qur’an dan Kitab Kuning”. Papar Doktor Akhsin.
METODOLOGI BELAJAR

Berbeda dengan metode bahasa arab lain yang targetnya adalah mempelajari segala hal tentang bahasa arab, TAMYIZ hanya memformulasikan teori dasar kuantum nahwu-shorof sesuai keperluan Arabic for Special Purpose (ASP) dengan target sangat sederhana yaitu pintar membaca, mentarjamah dan menulis (imla) Qur’an dan Kitab Kuning saja.

Cara mengajarkan TAMYIZ menganut prinsip :


  1. Cara (mengajar) lebih penting dari materi (yang diajarkan) الطريقة أهم من المادة 
  2. Mengajar dengan hati, (mengajar bisa dengan mulut bisa dengan hati, dan Allah menurunkan Qur’an ke hati manusia)

Cara belajar TAMYIZ mempunyai ciri khusus :


  • LADUNI (ilate kudu muni-bersuara LANTANG); santri harus mengeraskan suaranya (sebagai salah satu cara untuk mengoptimalkan penggunaan potensi otak kiri, otak kanan dan otak bawah sadar (shudur) secara seimbang, sehingga hasil belajar akan lebih optimal).



  • SENTOT (santri TOT); model belajar santri adalah model ustadz yang sedang mengajar / menjelaskan kepada santri : insya Allah, santri otomatis bisa mengajarkan TAMYIZ kepada orang lain (konsep START FROM THE END).

Cara evaluasi belajar mengajar :
MUDAH; proses pembelajarannya harus dirasakan mudah oleh santri, kalau ada santri yang kesulitan maka ada cara mengajar yang kurang efektif

KEUNGGULAN METODE TAMYIZ
Mampu melahirkan anak-anak usia SD (umur 7-12 thn) bisa tarjamah Qur’an dan Kitab Kuning. Pengajarannya mudah, riang gembira, menggunakan titian ingatan berupa lagu-lagu yang populer sehingga tidak terasa belajar. Yang sudah belajar akan mampu mengajarkannya kepada yang lain.

3 comments:

  1. Assalamualaikum. Saya adalah menemu metode praktek membaca, memahami kitab kuning cepat serta hafal kaidah-kaidah Nahwu dan Shorrof tanpa di hafalkan. Hal ini telah teruji sejak tahun 2007 dari Pesantren ke Pesantren, Madarasah ke Madrasah di Jawa Timur.
    Peserta praktek baca kitab kuning bernama THORIQOH atau dikenal juga dengan sebutan MKKT (Musyawarah Kitab Kuning Thoriqoh)adalah mereka yang telah pengalaman belajar dasar-dasar Nahwu Shorrof (

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa'alaikum salam,kalo boleh tau itu program belajarnya berapa lama ???

      Delete
  2. Assalaamu'alaykum
    apa itu sudah ada dalam berbentuk buku&vcd/dvd ? saya sangat berminat .

    ReplyDelete